Arsip untuk ‘An Nisa'’ Kategori
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 12 Mei 2010
Rumahmu adalah Surgamu
Saudariku muslimah…
Istri shalihah percaya bahwa tempat terbaik untuk menjaga diri dari keterjerumusan ke dalam jurang kebinasaan adalah tinggal di rumahnya, karena itu ia tidak menjadi orang yang suka keluar dan pergi dari rumah.
Istri shalihah beriman terhadap firman Allah Ta’ala, yaitu perintah untuk tinggal di dalam rumahnya. Allah Ta’ala berfirman,
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ
“Dan tinggallah kalian (para wanita) di rumah-rumah kalian.” (QS Al Ahzab: 33)
Makna ayat ini adalah perintah agar para wanita tetap tinggal di dalam rumah, meskipun asalnya ayat ini ditujukan kepada para istri Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam namun wanita selain mereka Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 20 April 2010
Jilbâb Harus Berwarna Hitam ataukah Boleh Berwarna Selainnya?
Oleh: Al-Lajnatid-Dâ’imati lil-Buhûtsil-’Ilmiyyati wal-Iftâ
Pertanyaan:
Jilbâb (pakaian -pent.) wanita muslimah, apakah dikhususkan harus berwarna hitam ataukah boleh berwarna selainnya?
Jawaban: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | 1 Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 6 April 2010
Hukum Menjual Jilbab Gaul
Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi

Pertanyaan:
Apa hukumnya menjual jilbab gaul?
Jawaban:
Kalau berkaitan dengan masalah jilbab gaul ini, yang dimaksudkan adalah jilbab yang pendek misalnya—jilbab yang sebagian orang dikatakan tidak menutupi apa yang sepantasnya ditutupi—maka ini perlu saya ingatkan kepada sebagian ikhwah, jangan terlalu banyak menyoroti hal-hal yang seperti ini di tengah masa yang kebanyakan orang tidak memakai jilbab.
Ada di dalam syari’at kita itu apa yang disebut dengan nama Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa', Fiqh | 4 Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 27 Maret 2010
Bolehkah Wanita Bercadar Foto Paspor dengan Buka Cadar?

Pertanyaan:
Bismillah,
Assalamu ‘alaikum ya Ustadz. Langsung saja bertanya, karena ana orang baru, ‘afwan kalau pertanyaan ini sudah pernah ditanyakan sebelumnya.
Ana ada titipan pertanyaan dari teman yang tinggal jauh di pelosok Kalimantan, di mana mereka kalau ke Malaysia lebih cepat daripada ke kota besar di Kalimantan, sehingga kalau ada keperluan berobat mereka lebih bisa ke luar negeri daripada ke kota Indonesia sendiri (2 jam ke luar negeri dibandingkan 8 jam ke kota Indonesia dengan jalan yang rusak). Isteri beliau bercadar, dan yang menjadi kendala adalah kalau foto paspor harus dibuka cadarnya. Apa hukumnya mengenai hal ini?
Saat ini isteri beliau agak sakit dan perlu cek ke laboratorium sesekali, sehingga pilihan ke luar negeri kalau kondisi darurat masih lebih bagus daripada sebaliknya. Jazakallahu khairan ya Ustadz, barakallahu fiik. Wassalamu ‘alaikum warahmatullah. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 9 Maret 2010
Hukum Khalwat, Ikhtilath, dan Tabarruj
Oleh: Al Ustadz Abul Fadhl Shobaruddin bin Arif
Pertanyaan:
Budaya khalwat, ikhtilath dan tabarruj sudah menjadi corak kehidupan banyak perempuan masa kini. Jelaskan hukum syari’at dalam hal tersebut!
Jawab: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Februari 2010
Mengapa Anak Bisa Serupa dengan Orang Tuanya?
Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, demikian kata pepatah. Dan kiranya kalau kita mau sekadar mencocok-cocokkan, pepatah ini bisa berlaku pada anak Adam. Maksudnya bagaimana? Coba kita perhatikan seorang anak dari suatu keluarga. Biasanya anak itu kalau nggak mirip ayahnya atau keluarga ayahnya, ya… mirip dengan ibunya atau keluarga ibunya. Artinya, sebagaimana buah yang jatuh tak akan jauh dari pohonnya. Demikian pula anak yang terlahir, tak jauh dari sifat salah satu dari orang tuanya (keluarga orang tuanya) atau membawa sifat kedua-duanya. Terkadang anak itu laki-laki tapi sifat seperti ibunya, dan sebaliknya anak perempuan tapi sifatnya seperti bapaknya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa', Fiqh | 2 Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 20 Februari 2010
Hukum Memandang dan Berjabat Tangan dengan Selain Mahram
Oleh: Al Ustadz Abul Fadhl Shobaruddin
Pertanyaan:
Sungguh agama telah mengatur segala aspek kehidupan dan menatanya dengan keimanan dan ketundukan kepada Allah subhânahu wa ta’âlâ. Perbedaan begitu banyak terjadi dalam kehidupan, termasuk kontroversi tentang haram dan tidak haramnya memandang dan berjabat tangan dengan selain mahram. Fenomena ini terus mencuat, lalu bagaimanakah sebenarnya analisa ilmiah tentang hal tersebut?
Jawab: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 18 Februari 2010
Siapakah Mahrammu?
Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Pertanyaan:
Siapakah yang merupakan mahram?
Jawab:
Mahram adalah orang yang Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa', Fiqh | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 14 Februari 2010
Jendela Kamar Tanpa Tirai
Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum.
Asatidz hafizhakumullah, bolehkah bagi seorang wanita membiarkan jendela kamarnya dalam keadaan terbuka dari pagi hingga sore karena ia merasa aman tidak ada orang yang berlalu lalang di samping rumahnya dan antara rumahnya dengan rumah tetangganya ada pohon-pohon dengan jarak 10-an meter. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 4 Februari 2010
Polemik Busana Muslimah Bermotif (bordir/renda)
Tanya:
Bismillah…
Assalamu’alaikum wa rohmatulloh wa barokatuh,
Ustadz, kami memiliki pertanyaan seputar jilbab muslimah. Telah terjadi diskusi antara beberapa akhwat, tentang hukum memakai busana muslimah (jilbab/ gamis/ Jubah) yang bermotif/ berenda/ berbordir/ batik sewarna/ bergaris-garis di luar rumah di hadapan non mahrom, dimana ada yang membolehkan dan ada yang tidak. Berikut kami ringkaskan diskusi yang terjadi:
Yang membolehkan berhujjah/beralasan: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 21 Januari 2010
Hukum Mempercantik Diri
(Fatwa Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah)
Pertanyaan:
Bagaimana hukum mempercantik diri? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Al Masa'il, An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 8 Januari 2010
Fatwa-fatwa tentang Foto Wanita
Memandang Wanita di Berbagai Media Massa
Pertanyaan:
Bagaimana hukumnya laki-laki memandangi wajah dan tubuh kaum wanita peragawati atau penyanyi yang tampil di layar televisi, bioskop, video atau gambar yang dicetak di atas kertas? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Al Masa'il, An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 6 Januari 2010
Benarkah Anda Hamil?
Oleh: dr. Tri Ermin Fadzlina
Kehamilan, apalagi yang pertama, adalah peristiwa yang amat dinantikan oleh banyak pasangan muda. Kadang-kadang begitu kuatnya keinginan itu sehingga seseorang sudah merasa hamil dengan berbagai keluhannya, padahal dia belum benar-benar hamil.
TANDA-TANDA KEHAMILAN
Pada dasarnya, seiring dengan berkembangnya janin di dalam rahim, terjadi perubahan Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 31 Desember 2009
Nasehat bagi Para Muslimah Berkaitan dengan Internet
Oleh: Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri
Soal Pertama:
Beberapa akhwat menulis beberapa makalah ilmiah (tentang agama –pent.) di beberapa website, mereka membantah para penulis berkenaan dengan pernyataan-pernyataan mereka. Apa pendapat syaikh tentang perkara ini? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Al Masa'il, An Nisa', Nasihat | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 1 Desember 2009
Tuntunan Berpakaian dan Berhijab
Oleh: Asy Syaikh Shalih Bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan
Sifat Pakaian yang Disyariatkan bagi Wanita Muslimah
1. Diwajibkan pakaian wanita muslimah itu menutupi seluruh badannya dari (pandangan) laki-laki yang bukan mahramnya. Dan janganlah terbuka untuk mahram-mahramnya kecuali yang telah terbiasa terbuka seperti wajah, kedua telapak tangan dan kedua kakinya.
2. Agar pakaian itu menutupi apa yang ada di sebaliknya (yakni tubuhnya), janganlah terlalu tipis (transparan), sehingga dapat terlihat bentuk tubuhnya.
3. Tidaklah pakaian itu sempit yang mempertontonkan bentuk anggota badannya, sebagaimana disebutkan dalam Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 1 Desember 2009
Hukum Haidh yang Tidak Teratur
Oleh: Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rahimahullah
Pertanyaan:
Kebiasaanku mengalami haidh 9 hari dan setelah sepekan dari waktu suci darah kembali lagi, apakah darah haidh atau darah istihadhah? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa', Fiqh | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 25 November 2009
Hukum Surat-Menyurat
(Fatwa Asy Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman Al Jibrin rahimahullah)
Pertanyaan:
Jika seorang laki-laki dan seorang wanita saling berkirim surat lalu mereka saling mencintai, apakah ini dianggap haram? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Al Masa'il, An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 24 November 2009
Pakaian “Sopan” Tanpa Jilbab
atau Jilbab “Helm” Pakaian Ketat?
Pertanyaan:
Manakah yang lebih baik antara wanita yang tidak berjilbab, tapi pakaiannya sopan, selalu memakai baju dan rok panjang, ataukah wanita yang memakai jilbab helm dengan pakaian yang ketat? Sebab, saya mendengar bahwa wanita yang tidak berjilbab itu merasa lebih baik daripada orang-orang yang berjilbab seperti itu. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 22 November 2009
Benarkah Wanita adalah Sebagian Besar Penduduk Neraka?
Pertanyaan:
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah ditanya: Benarkah bahwa wanita adalah sebagian besar penduduk neraka? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 17 November 2009
Wanita Keluar Rumah Tanpa Sepengetahuan Suami
(Fatwa Asy Syaikh Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz)
Pertanyaan:
Bolehkah wanita keluar ke pasar untuk membeli keperluannya dan anaknya tanpa sepengetahuan suaminya? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 17 November 2009
Tidak Ada Pacaran Islami
Menempelkan label Islami memang mudah. Namun ketika yang dilekati adalah hal-hal yang menyimpang dari ajaran Islam, maka perkaranya menjadi berat pertanggungjawabannya di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Al Qur`an yang mulia: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa', Nikah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 14 November 2009
Hukum Komunikasi Antar Lawan Jenis
Melalui Telepon/Internet
Pertanyaan:
Seseorang yang berhubungan (berkomunikasi) melalui media elektronik (telepon, e-mail atau internet) dengan lawan jenis apakah itu tidak tergolong ikhtilath? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 14 November 2009
Mana yang Lebih Utama,
Mencari Ilmu ataukah Mengurusi Rumah?
Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan
(Anggota Hai’ah Kibarul Ulama/Dewan Ulama Besar Saudi Arabia)
Pertanyaan: Mana yang lebih utama bagi seorang wanita muslimah, mengurusi kewajiban di rumahnya dan mengurusi suaminya ataukah mengkhususkan diri untuk mencari ilmu dengan menyewa seorang pembantu untuk mengurusi urusan rumah? Berilah kami jawaban, semoga Allah memberi Anda kebaikan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa', Nikah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Penerapan Hukum Cadar oleh Syaikh Al Albani
Asy Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah dikenal sebagai satu di antara ulama yang berpendapat bahwa memakai cadar atau menutup wajah bagi perempuan Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Komentar Dimatikan
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Berkhidmat Pada Suami
Pulang dari bekerja, semestinya adalah waktu untuk beristrirahat bagi suami selaku kepala rumah tangga. Namun banyak kita jumpai fenomena di mana mereka justru masih disibukkan dengan segala macam pekerjaan rumah tangga sementara sang istri malah ngerumpi di rumah tetangga. Bagaimana istri shalihah menyikapi hal ini? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Komentar Dimatikan
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Di Balik Kelembutan Suaramu
Banyak wanita di zaman ini yang merelakan dirinya menjadi komoditi. Tidak hanya wajah dan tubuhnya yang menjadi barang dagangan, suaranya pun bisa mendatangkan banyak rupiah
Ukhti Muslimah….
Suara empuk dan tawa canda seorang wanita terlalu sering kita dengarkan di sekitar kita, baik secara langsung atau lewat radio dan televisi. Terlebih lagi bila wanita itu berprofesi sebagai penyiar atau MC karena memang termasuk modal utamanya adalah suara yang indah dan merdu.
Begitu mudahnya wanita tersebut Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Komentar Dimatikan
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Nasihat agar Rukun Berumah Tangga
Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Pertanyaan:
Ustadz, sebenarnya apakah yang bisa dijadikan tolak ukur (pertimbangan) buat seorang akhwat/ikhwan sebelum memutuskan untuk menerima/menikah dengan seseorang agar di kemudian hari setelah pernikahan tidak ada timbul masalah seperti yang dialami oleh mereka? Terus terang sebagai akhwat yang belum menikah menjadi berpikir panjang lagi mengenai pernikahan di satu sisi ingin segera menikah (karena usia misalnya), tapi di sisi lain setelah melihat fenomena pasutri yang bermasalah dengan rumah tangganya dikarenakan skill memasak, ekonomi, beragama dan lain sebagainya, membuat kita berpikir kembali apakah lebih baik seperti keadaan sekarang saja (tidak berusaha). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam An Nisa' | Komentar Dimatikan