Arsip untuk ‘Ushul As Sunnah’ Kategori
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 27 Mei 2010
Taqlid Buta
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
“Apabila dikatakan kepada mereka, ‘Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul’. Mereka menjawab, ‘Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya. ‘Dan apakah mereka akan mengikuti juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk…?” (Al Ma’idah: 104)
Allah subhanahu wa ta’ala mengabarkan kepada kita tentang keadaan orang-orang musyrik, saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada mereka, “Marilah mengikuti Al-Qur’an dan mentauhidkan Allah, serta berdo’a hanya kepada Allah semata.”
Mereka kemudian menjawab, “Cukuplah bagi kami kepercayaan nenek moyang kami.” Maka Al Qur’an membantah mereka bahwa nenek moyang mereka itu adalah bodoh, Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | 2 Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 13 Maret 2010
Kapan Seseorang Dikeluarkan dari Ahlus Sunnah?
Di antara masalah yang penting dan perlu diingatkan adalah berkaitan dengan kapan seseorang itu dianggap keluar dari lingkup ahlus sunnah wal jama’ah. Apakah kaidahnya, misalnya ia salah sedikit langsung segera dikeluarkan dari ahlus sunnah?
Sebab ada sebagian orang mengatakan, “Siapa yang salah atau menyelisihi jalan ahlus sunnah 0,01 % maka ia bukan lagi ahlus sunnah.” Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Januari 2010
Kaidah Tasyabbuh
Pertanyaan:
Bismillah,
Assalamu’alaykum,
masalah tasyabbuh ustadz. Apakah orang yg memakai jam tangan di tgn kiri, memakai topi, memakai celana jeans, atau mengikuti model rambut bisa disebut juga tasyabbuh dgn org kafir ?
Bagaimanakah kaidah penentuan ini tasyabbuh atau bukan secara syar’i ustadz ? Jazaakallaahu khairan ustadz. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 19 Desember 2009
Dengan Apa Keikhlasan Menuntut Ilmu dapat Diperoleh?
Oleh: Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah
سئل فضيلة الشيخ ـ حفظه الله تعالى ـ: بِمَ يكون الإخلاص في طلب العلم؟
Fadhilatusy Syaikh (Ibnu ‘Utsaimin) ditanya:
Dengan apa keikhlasan menuntut ilmu dapat diperoleh? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Al Masa'il, Nasihat, Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 17 Desember 2009
Penamaan As Salafi dan Al Atsari
Asy Syaikh ’Abdul ’Aziz bin ’Abdillah bin Baz rahimahullah (mufti Kerajaan Saudi Arabia) pernah ditanya dengan pertanyaan sebagai berikut:
ما تقول فيمن تسمى مى بالسلفي و الأثري هل هي تزكية ؟
”Apa pendapat Anda terhadap orang yang menamakan dirinya dengan salafi atau atsari, apakah ini termasuk tazkiyah (rekomendasi/pujian kepada diri sendiri)? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Al Masa'il, Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 12 Desember 2009
Syarat Takfir (Pengkafiran) dan Penghalangnya
Seorang pelaku kekafiran dibedakan antara perbuatan dan pelaku. [Sebagaimana] Ada orang yang berbuat kesyirikan; perbuatannya dihukumi sebagai kesyirikan, kekufuran; sedangkan pelakunya belum tentu dihukumi kafir.
Untuk menghukumi kafir harus terpenuhi 4 syarat dan sebaliknya harus hilang darinya 4 perkara. Kalau tetap ada 4 perkara ini padanya, maka tidak boleh dikafirkan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Fiqh, Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 17 November 2009
Berita Tentang Hari Kiamat
Datangnya hari kiamat adalah suatu kepastian. Hanya saja berita tentang hari kiamat ini terasa asing atau terlupakan bagi sebagian manusia yang hidup mereka tersibukkan dengan bermain-main, lalai, mengenyangkan diri dengan syahwat dunia dan kelezatannya. Kenikmatan dunia berupa harta, anak-anak, dan sebagainya telah melupakan mereka akan pertemuan dengan hari tersebut. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Nasihat, Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 14 November 2009
Siapakah yang Berhak Disebut Ulama?
Ibnu ‘Abdil Barr dalam Kitab Jami’ Bayan ‘Ilmu wa Fadhlih memberi judul bab khusus “Siapa yang Berhak Dinamakan Ahli Fiqih atau Seorang ‘Alim”. Beliau menyebutkan kriteria ulama: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 7 November 2009
Hukum Asal Seorang Muslim
Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Pertanyaan:
Benarkah ucapan, “Seorang muslim itu asalnya ahlus sunnah”? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 6 November 2009
Rahmat dan Kemurahan Islam
Di antara rahmat Allah yang sangat agung kepada manusia, dijadikannya syari’at Islam ini sebagai syari’at yang penuh dengan rahmat, kemurahan, dan kemudahan. Dan hal ini nampak jelas pada seluruh aturannya dan mewarnai prinsip-prinsip dasar dan cabang-cabang tuntunannya. Sepanjang perjalanan kehidupan manusia, Islam dikenal dengan sifat rahmat ini, dan Islam tetap akan menjadi rahmat bagi manusia pada segala keadaan, di setiap waktu dan tempat. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 5 November 2009
Prinsip Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’ah
Para Imam Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dalam banyak kitab karya mereka telah menyebutkan prinsip-prinsip manhaj/dakwah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang membedakannya dengan ahlul bid’ah. Di antara prinsip tersebut adalah sebagai berikut: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 5 November 2009
Inilah Dakwah Salafiyah
Manhaj dakwah Salafiyah Ahlus Sunnah wal Jama’ah mempunyai ciri-ciri atau karakteristik sebagai berikut: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 3 November 2009
Sejauh Mana Seseorang Boleh Mengatakan, “Saya Salafi”?
Pertanyaan:
Sejauh mana seseorang boleh mengatakan, “Saya adalah salafi” kepada orang lain? Karena banyak ikhwah yang mengatakan ia salafi tetapi tidak terlihat ciri-ciri salafi itu sendiri. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 3 November 2009
Benarkah Ilmu Bisa Diambil dari Siapapun?
Pertanyaan:
Benarkah pemahaman bahwa ilmu itu bisa diambil dari siapapun, karena yang diambil adalah perkataan mereka dari guru-guru mereka yang mencocoki kebenaran saja? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Bolehkah Bangga Bermanhaj Salaf?
Pertanyaan:
Bagaimana dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala, “Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada mereka”? Dan hal ini terdapat pada setiap kelompok, tidak terkecuali yang bermanhaj salaf. Apakah salah kalau kami bangga berada di atas manhaj salaf? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Komentar Dimatikan
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Penerapan Hajr (Boikot/Isolasi) terhadap Ahlul Bid’ah
Syaikh Rabî’ bin Hâdi Al Madkhali hafizhahullâh berkata, “Jangan kaidah pada kalian itu hanya sekedar hajr-hajr-hajr saja. Jangan kaidah itu pada kalian. Apakah yang menjadi landasan hajr saja? Yang menjadi landasan itu bagaimana kamu memberi hidayah kepada manusia. Bagaimana kamu memasukkan manusia dalam kebaikan, itu dasar. Kalau kamu hajr seluruh manusia, Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Komentar Dimatikan
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Jangan Ambil Sebagian Nash Lalu Tinggalkan Nash Lainnya!
Perlu diketahui bahwa sikap para imam rahimahumullah di dalam masalah kerasnya kepada ahlul bid’ah, memperingatkan bahaya ahlul bid’ah, itu jangan dipahami sebagian, kemudian meninggalkan sebagian yang lain.
Ini termasuk kaidah pokok. Nash apa saja, jangan memahami sebagian, lalu meninggalkan sebagian yang lain.
Misalnya, para imam melarang untuk mendebat ahlul bid’ah. (Ini jangan Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Komentar Dimatikan
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Dakwah Salafiyah Dakwah Keras?
Prinsip pokok dalam syari’at bahwa seseorang itu hendaknya punya perhatian dan mengetahui bahwa asal dalam berdakwah adalah menyeru manusia untuk kembali kepada agama, memberikan hidayah kepada makhluk supaya kembali kepada agama.
Seharusnya setiap muslim mempunyai Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Komentar Dimatikan
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Hakikat Dakwah Salafiyah
Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Pertanyaan:
Berkembangnya dakwah Salafiyah dikalangan masyarakat dengan pembinaan yang mengarah kepada perbaikan ummat di bawah tuntunan Rasulullah shollallahu ‘alahi wa alihi wa sallam adalah suatu hal yang sangat disyukuri. Akan tetapi di sisi lain, orang-orang menyimpan dalam benak mereka persepsi yang berbeda-beda tentang pengertian Salafiyah itu sendiri sehingga bisa menimbulkan kebingunan bagi orang-orang yang mengamatinya, maka untuk itu dibutuhkan penjelasan yang jelas tentang hakikat Salafiyah itu. Mohon keterangannya! Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Komentar Dimatikan
Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 28 Oktober 2009
Penulis: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Mengetahui siapa Ahlus Sunnah Wal Jama’ah adalah perkara yang sangat penting dan salah satu bekal yang harus Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ushul As Sunnah | Komentar Dimatikan