Blogsite Ummu Yahya Al Atsariyyah

Dakwah Salafiyah Dakwah Wasathiyah

Benarkah Anda Hamil?

Posted by Ummu Yahya Al Atsariyyah pada 6 Januari 2010

Benarkah Anda Hamil?

Oleh: dr. Tri Ermin Fadzlina

Kehamilan, apalagi yang pertama, adalah peristiwa yang amat dinantikan oleh banyak pasangan muda. Kadang-kadang begitu kuatnya keinginan itu sehingga seseorang sudah merasa hamil dengan berbagai keluhannya, padahal dia belum benar-benar hamil.

TANDA-TANDA KEHAMILAN

Pada dasarnya, seiring dengan berkembangnya janin di dalam rahim, terjadi perubahan hormonal pada diri seseorang wanita yang akan mempengaruhi kondisi fisik maupun emosinya.

Ada beberapa gejala yang menandai terjadinya kehamilan. Gejala-gejala ini memang tidak sama dialami oleh seorang wanita dengan yang lainnya, namun sebagian besar merasakannya dalam tingkatan yang berbeda-beda.

TANDA KEHAMILAN TAK PASTI

Mengapa disebut “tak pasti”? Sebab, gejala-gejala berikut ini memang umum dirasakan oleh wanita hamil, tapi belum tentu itu sebagai pertanda hamil. Ada juga keadaan lain yang mempunyai gejala yang serupa, misalnya menderita penyakit tertentu.

1. Tidak Haid (Amenorhea)

Gejala ini yang paling umum dikenal sebagai tanda kehamilan, meskipun ada pula penyakit yang ditandai dengan datangnya haid, misal hamil anggur (mola hidatidosa). Karena itu, wanita yang menikah penting untuk memperhatikan hari mulainya haid yang terakhir agar dapat ditentukan usia kehamilan serta perkiraan tanggal kelahirannya.

2. Mual dan Muntah

Ini juga gejala yang sangat umum, mulai dari rasa sampai muntah yang berkepanjangan. Sering dikenal dengan “morning sickness” karena munculnya sering pagi hari. Biasanya gejala ini beriringan dengan nafsu makan, tubuh menjadi lemah kadang-kadang pingsan.

3. Buah Dada Tegang dan Membesar

Terjadi akibat meningkatnya hormon estrogen dan progrestrogen yang mempengaruhi perkembangan kelenjar.

4. Keluhan Kencing

Seringnya kencing pada bulan-bulan pertama kehamilan, Insya Allah terjadi karena kandung kencing, tertekan oleh rahim yang mulai membesar. Pada triwulan ll, umumnya keluhan ini hilang karena rahim yang membesar keluar dari panggul.

5. Perubahan Suhu Pada Basal Badan

Kenaikan suhu basal(suhu pada saat istirahat) lebih dari tiga pekan, biasanya telah terjadi kehamilan.

6. Konstipasi (Sulit Buang Air Besar)

Terjadi karena efek relaksasi hormon progrestoren atau dapat juga karena perubahan pola makan.

7. Perubahan Berat Badan

Pada kehamilan muda, kadang berat badan tidak baik. Bahkan sering pula turun sampai 2-3 kg karena nafsu makan turun dan sering muntah-muntah. Setelah tiga bulan biasanya berat selalu naik sampai stabil menjelang kelahiran.

TANDA KEHAMILAN PASTI

Bila Anda sudah terlambat haid, apalagi disertai dengan sekian banyak gejala, sebaiknya segera periksakan ke dokter atau bidan. Untuk memastikan apakah Anda benar-benar hamil atau tidak, bisa dilakukan berbagai pemeriksaan untuk melihat tanda pasti adanya kehamilan.

1. Tes Urine

Diperiksa berdasarkan prinsip adanya kenaikan kadar hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin). Sebenarnya hormon ini sudah mulai meningkat sejak lebih kurang sepekan setelah pembuahan, semakin tinggi seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Meningkatnya hormon HCG ini tidaklah sama untuk setiap wanita. Ada yang demikian cepat atau sebaliknya, sehingga kapan waktu yang tepat untuk menentukan kehamilan pun berbeda-beda. Namun pada umumnya, hormon ini dapat dites melalui urine rata-rata 10-20 hari setelah terlambat haid.

Selain diperiksa kadarnya dalam urine, hormon HCG dapat pula diperiksa dalam sampel darah. Bahkan kadarnya dalam darah sudah dapat diketahui sejak sebelum hari haid Anda. Tapi karena biayanya yang cukup mahal, tes ini jarang sekali dilakukan kecuali dalam kondisi khusus seperti bayi tabung dan sebagainya.

Untuk pemeriksaan urine ini Anda bisa ke laboratorium atau melakukannya sendiri dengan alat tes yang dijual bebas di apotek seperti Baby Test, Eva Test, Biostrip, dan lain-lain. Masing-masing alat tes ini mempunyai cara pemakaian dan tanda positif yang berbeda.

Jika tes Anda negatif, sebaiknya diulang sepekan kemudian kalau haid memang belum datang.

2. Denyut Jantung Janin (DJJ)

DJJ dapat didengarkan dengan steteskop laenec (kayu) kira-kira pada umur kehamilan 17-18 pekan. Dengan steteskop ultrasonik dapat lebih awal lagi sekitar pekan ke-12.

Jika dari pemeriksaan didapatkan DJJ yang positif, insya Allah benar-benar hamil.

3. Gerakan Janin

Mulai dirasakan dari ibu yang baru pertama kali hamil pada usia 18 pekan, sedangkan untuk anak ke-2 atau lebih sudah bisa dirasakan gerakannya pada usia 16 pekan, karena sudah berpengalaman dari kehamilan yang terdahulu.

Apabila ada keragu-raguan pada penentuan kehamilan Anda, atau Anda memerlukan informasi yang banyak dan akurat tentang kehamilan yang sedang dialami, dikenal dengan adanya pemeriksaan dengan alat-alat yang lebih modern seperti rekam jantung janin (fetal ECG), foto rontgen dan USG.

Dengan alat fetal elektro Cardiograph, denyut jantung janin dapat dicatat pada usia kehamilan 12 pekan. Sedangkan untuk foto rontgen hanya dilakukan atas indikasi yang sangat mendesak karena janin sangat peka terhadap sinar X. dengan alat ini, gambaran tulang-tulang janin tampat setelah pekan ke-12. Untuk saat ini, penentuan kehamilan dengan foto rontgen hampir tidak pernah lagi dilakukan sejak ditemukannya alat lain yang lebih mudah dan aman bagi janin, yaitu dengan Ultrasonografi (USG).

Adanya USG dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang keadaan janin dalam rahim. Misalnya saja, usia kehamilan, posisi janin, jenis kelamin, apakah janin kembar atau tidak, letak plasenta, kelainan dan masalah-masalah lain dalam kehamilan. Wallahu a’lam.

(Sumber: Majalah SALAFY Lembar Muslimah edisi XIV/Syawwal/1417/1997 halaman 20-21)

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: